Non Akademik

Pokok-Pokok Buku Atomic Habits

“Orang seringkali memilih produk bukan karena apa produk itu, tapi karena dimana produk itu. Seperti kita masuk ke dapur dan melihat sepiring kue di meja, kita mungkin akan mengambil beberapa dan mulai memakannya, bahkan seandainya kita tidak pernah merencanakannya dan tidak sedang lapar. Kalau meja sajian di kantor selalu penuh camilan, sulit untuk tidak mengambil dan memakannya. Lingkungan sama seperti tangan tak terlihat yang membentuk perilaku manusia.”

“Pelanggan kadang membeli produk bukan karena ingin, melainkan karena produk itu disajikan di depan mereka. Sebagai contoh, barang-barang yang ditaruh setinggi mata cenderung lebih banyak dibeli daripada barang-barang yang dipajang dekat lantai. Karena alasan ini, Anda akan melihat produk-produk dengan merk terkenal dan mahal diletakkan di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau di rak pajangan karena produk-produk inilah yang mengundang laba paling besar, sedangkan alternatif nya yang lebih murah sengaja ditaruh di bagian-bagian yang lebih sulit dijangkau. Hal yang sama berlaku untuk end cup, yaitu rak pajangan di ujung-ujung lorong, karena lokasinya nyata dan dilewati banyak orang. 45% penjualan Coca-Cola khususnya berasal dari produk-produk yang dipajang di ujung lorong ini.”

“Mencapai target/tujuan/sasaran dapat dicapai dengan perbaikan-perbaikan kecil yang dilakukan setiap hari. Dan perbaikan kecil ini biasanya tak terlalu terasa, kadang malah tak terlihat, namun dampak yang terjadi setelah berbulan-bulan dan bertahun-tahun bisa dahsyat.”

“Kita sering mengabaikan perubahan-perubahan kecil karena terkesan tidak begitu penting saat itu. Kita pergi ke gym tiga hari berturut-turut, bentuk tubuh belum berubah. Kita belajar bahasa Jepang selama empat jam malam ini, kita belum berhasil menguasai bahasa itu. Kita melakukan sejumlah perubahan, tapi hasilnya tidak pernah langsung terlihat, jadi kita mudah kembali ke rutinitas semula.”

“Jika Anda makan makanan tidak sehat hari ini, timbangan Anda memang tidak langsung naik banyak. Jika Anda menunda kewajiban dan membiarkan proyek Anda tidak dikerjakan sampai besok, biasanya masih ada waktu untuk menyelesaikannya kemudian. Suatu keputusan tunggal mudah dibatalkan. Namun akumulasi dari salah langkah ini yang akhirnya mengantar ke masalah.”

“Membuat pilihan yang 1% lebih baik atau 1% lebih buruk terkesan tidak bermakna pada suatu saat, tapi dalam rentang waktu panjang pilihan-pilihan tersebut menentukan perbedaan antara siapa Anda sekarang dan siapa Anda nanti. Sukses adalah produk kebiasaan sehari-hari, bukan transformasi yang hanya sekali seumur hidup.”

“Hasil-hasil Anda menunjukkan ukuran yang mengikuti kebiasaan-kebiasaan Anda. Kekayaan bersih Anda menunjukkan ukuran yang mengikuti kebiasaan-kebiasaan finansial Anda. Bobot tubuh Anda menunjukkan ukuran yang mengikuti kebiasaan makan Anda. Pengetahuan Anda merupakan ukuran yang mengikuti kebiasaan belajar Anda. Seberapa rapi rumah Anda menunjukkan tingkat kebiasaan Anda dalam hal beres-beres rumah. Anda mendapatkan apa yang selalu Anda ulangi.”

“Orang cenderung membalas perlakuan Anda kepada mereka. Semakin sering Anda menolong, semakin sering orang menolong Anda. Menjadi sedikit lebih ramah dalam setiap interaksi dapat menghasilkan jaringan hubungan yang luas dan kuat sejalan dengan waktu.”

“Mengapa mudah sekali mengulang kebiasaan-kebiasaan buruk dan sulit sekali membentuk kebiasaan-kebiasaan baik? Kebiasaan seperti olahraga, bermeditasi, menulis buku harian, dan memasak adalah sesuatu yang menyenangkan selama sehari dua hari, tapi setelah itu menjadi sesuatu yang mengganggu. Di sisi lain, kebiasaan tidak sehat seperti mengkonsumsi junk food, terlalu lama menonton televisi atau main ponsel, duduk melamun, dan merokok terasa mustahil dihilangkan.”

“Makin bangga Anda terhadap aspek tertentu dalam identitas Anda, makin termotivasi lah Anda untuk mempertahankan kebiasaan-kebiasaan yang terkait dengannya. Bila bangga dengan tampilan rambut Anda, Anda akan mengembangkan kebiasaan untuk merawat dan menjaganya. Bila bangga dengan ukuran otot lengan Anda, Anda akan berusaha tidak melewatkan olahraga yang melatih bagian atas tubuh. Ketika kebanggaan Anda ikut berperan, Anda akan berjuang mati-matian untuk mempertahankan kebiasaan Anda.”

“Perubahan perilaku adalah perubahan identitas. Anda mungkin memulai suatu kebiasaan karena motivasi,tapi satu-satunya alasan Anda mempertahankannya adalah karena itu bagian dari identitas Anda. Seseorang dapat membujuk dirinya untuk berolahraga atau menyantap makanan sehat sekali atau dua kali, tapi jika orang itu tidak mengubah keyakinan dibalik perilaku tersebut, sulit untuk mempertahankannya dalam jangka panjang.”

“Kita tidak berubah dalam sekejap mata dan langsung menjadi orang yang sama sekali baru. Kita berubah sedikit demi sedikit, hari demi hari, kebiasaan demi kebiasaan.”

“Saya punya teman yang berhasil menurunkan berat lebih dari 50 kg dengan bertanya pada diri sendiri, “Apa yang akan dilakukan oleh orang yang sehat?”. Sepanjang hari, ia menggunakan pertanyaan ini sebagai panduan. Apa yang akan dilakukan oleh orang sehat, berjalan atau naik taksi? Apa yang akan dipesan oleh orang sehat, burrito atau salad? Teman saya membayangkan bahwa seandainya ia berperilaku seperti orang sehat dalam jangka waktu yang cukup lama, akhirnya ia akan menjadi orang itu. Ia benar.”