Akademik

Penyusunan SKP bagi Pegawai yang Melaksanakan Tugas Belajar

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2022 Tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara, pegawai termasuk dosen yang tugas belajar diharapkan tetap mengisi SKP.

Penilaiann SKP dapat berupa evaluasi akademik (IPK), ketepatan waktu kelulusan, serta dapat ditambahkan dengan penugasan lain selama Pegawai melaksanakan tugas belajar. Berikut adalah panduan yang dapat digunakan Pejabat Penilai Kinerja dalam menetapkan ekspektasi atas hasil evaluasi akademik (berupa IPK) berdasarkan akreditasi institusi dan akreditasi program studi bagi Pegawai
yang melaksanakan tugas belajar di dalam negeri:

Strata-1 (S1)

Akreditasi Universitas Akreditasi Program Studi Kinerja SKP Sangat Baik Kinerja SKP Baik Kinerja SKP Butuh Perbaikan Kinerja SKP Kurang
A Minimal C 3,51 – 4,00 3,01 – 3,50 2,76 – 3,00 < 2,76
B Minimal C 3,61 – 4,00 3,10 – 3,60 2,76 – 3,09 < 2,76
C Minimal B 3,71 – 4,00 3,20 – 3,70 2,76 – 3,19 <2,76

Strata 2 dan Strata 3 (S2 dan S3)

Akreditasi Universitas Akreditasi Program Studi Kinerja SKP Sangat Baik Kinerja SKP Baik Kinerja SKP Butuh Perbaikan Kinerja SKP Kurang
A Minimal C 3,51 – 4,00 3,20 – 3,50 3,00 – 3,19 < 3,00
B Minimal C 3,61 – 4,00 3,25 – 3,60 3,00 – 3,24 < 3,00
C Minimal B 3,71 – 4,00 3,30 – 3,70 3,00 – 3,29 <3,00
Sedangkan penetapan ekspektasi atas ketepatan waktu kelulusan dapat mempertimbangkan hal berikut:
  • Lebih cepat: pegawai lulus lebih cepat dari jangka waktu tertentu (batas waktu normatif program studi) –> Diatas ekspektasi
  • Tepat waktu: pegawai lulus sesuai jangka waktu tertentu (batas waktu normatif program studi) –> Sesuai ekspektasi
  • Adanya perpanjangan: pegawai lulus tidak tepat waktu atau adanya perpanjangan jangka waktu tugas belajar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan –> Dibawah ekspektasi.

 

File peraturan menteri pan rb no 6 tahun 2022 dapat didownload pada link berikut: Download

Leave a Reply